February 22, 2018

7 Jenis Kuliner Cirebon yang Bisa Dicicipi Bersama Keluarga



Assalamualaikum

Long weekend Imlek kemarin, saya sekeluarga jalan jalan ke Kuningan, Cirebon. Kebetulan, saat ini suami dinas nya memang di Kuningan, jadi saya memutuskan jalan kesana, sekalian main ke kosan suami, sambil dijampi jampi biar cepet mutasi ke Jogja (minta aminkan dong 😆 ). Selain itu saya penasaran dengan wisata kuliner di Cirebon, karena kalau baca baca atau lihat di instagram, jenis kulinernya beda jauuh sama jawa tengah atau jawa timur. Sebelum berangkat, saya juga sudah japri ke beberapa teman yang pernah tinggal di Cirebon, dan sudah punya segebok list tempat makan yang mau dicicipin. Tapi, saya lupa, suami kan ada di Kuningan, bukan di Cirebon, tapi karena 2 tempat itu berdekatan, jadi ga terlalu sulit lah cari kuliner yang serupa. 
Blogpost ini memang ga akan membahas lengkap segala kuliner yang ada di Kuningan atau Cirebon. Tapi kalau cari jenis makanan yang bisa dicicipin, sekalian dikasih bonus cerita kulineran bawa anak, plus waktu makannya cocoknya kapan, mariii mampir sini *wink*

1. Serabi 
Pagi pertama di Kuningan. HOLA !!! kami ga ada yang mandi, jujurrr airnya dingin bangeet, dan kami ga keringetan, haha. Setelah solat, kami tidur lagi, maklum kami baru masuk kosan ayah jam setengah 2 pagi (hoahm!).
Kata mas, ayo cari sarapan. Tapi dia sendiri bingung mau sarapan apa di Kuningan. Pas lewat di pasar Kuningan, langsung nyeletuk “Eh, mau serabi? Disini kalau sarapan pake serabi”. Langsung saya iya iyain, kalo kata temen saya, yang mau serabi enak, bisa cari di daerah Kejaksaan. Nah, berhubung saya jauh dari Kejaksaan Cirebon, kami asal aja cari serabi di pinggir jalan. Suprisly, beberapa sudah pada tutup karena sudah abis, padahal baru jam 7 pagi, wkwkw.
Dan cari serabi disini kayak di Jogja cari nasi gudeg buat sarapan, di pinggir jalan banyak. Atau kayak cari nasi pecel di Blitar, sepanjang jalan ada !
Harganya Rp 2.500 kalau cuman serabi aja. Tapi saya pesen pakai telur, dan lumayan sih gurih. Suami habis 2 serabi, dek Kani ¾, saya ½ dan si Kakak (pake dipaksa) abis ½ . 

Kapan cocok untuk makan serabi? saat SARAPAN ! Karena kebanyakan penjualnya cuman buka di pagi hari sajaa ^^

2. Hucap (Tahu Kecap) 


Sarapan hari kedua di Kuningan. HUCAP ! kami nemu Hucap di samping masjid Kuningan. Harganya? Gatau, karena yang bayarin suami, dan kok ya ga nanya yah, hehe. 

Hucap ini saya kira tahu kecap alias tahu lontong kalau di Jawa Timur, tapi disana dimakan pakai ketupat. Tapi pas dimakan, kok kok ketupatnya kayak ada ketannya, kenyal kenyal gitu. Kalau yang ga kebiasaan, pasti aneh deh, hehe. Tapi kebalikan dari serabi, si kakak habis makan ketupatnya (tanpa tahu), ayah 1 porsi, saya 1 porsi tapi tupatnya ga habis (ga terlalu cocok), dan dek Kani ga mau makan sama sekali, wkwkwk, kayaknya dia ga suka deh. 

Kapan cocoknya makan HUCAP ? karena ini lontong berasa campur ketan, enak dibuat sarapan atau makan siang :) 

January 4, 2018

Menutup Akhir Tahun di Puncak Gunung Api Purba Nglanggeran, Yogyakarta

GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN, YOGYAKARTA

Assalamualaikum 

YASH !!! akhir tahun 2017 kemarin, ditutup dengan naik gunung berdua bersama suami. Setelah sebelumnya kami berdua melipir ke kawah ijen di bulan Mei 2017, tanggal 31 Desember 2017 kemarin, kami naik ke gunung api purba Nglanggeran. Kenapa memilih kesana? Ga ada alasan apa apa sih, awalnya kami mau ke Kalibiru, tapi kita baru siap jam setengah 2 siang, setelah lihat rute di google maps, ah ternyata jauh dan lumayan padat, trus suami bilang “kita ke nglanggeran aja yuk”. Seperti biasa, saya makmum setia, iya iya aja yang penting makan siang dulu, hihi. 


Selo banget ya kami berdua? Alhamdulillah, kebetulan akhir tahun kemarin anak anak liburan di Malang, plis jangan ditanya, “kok tega anak anak ditinggal jalan jalan sendirian”, hehe, karena itu pilihan, dan tiap orang punya hak untuk memilih pilihannya sendiri #lagimalesjawab #siapajugayangmaunanya. Kemudian, rencananya sih kami mau jemput ke Malang, tapi ternyata omaopa pengen anter anak anak ke Jogja, sekalian kami semua ngumpul di Jogjakarta. Malam tahun baruan? Enggak kok, cuman mau memanfaatkan tanggal merah, dan saat malam tahun baru, kami malah bobo manis di rumah sekeluarga.