September 4, 2017

Tebing Breksi, Opsi Piknik di Sleman, Jogjakarta



 

Bulan Juli, suami ikut event lari di Jogja, Sleman Temple Run, lokasi start dan finishnya ada di Tebing Breksi. Kalau dengar tentang Tebing Breksi, pikiran saya langsung menuju Sleman, nun jauh disana, maklum rumah saya ada di Bantul (mepet kota Jogja), tapi setelah dicek di maps, ternyata tebing breksi itu ada di sekitaran Prambanan, ya Allah deket banget, hahaha, tau gitu dulu dulu sudah main kesana :)). Seperti rencana semula, suami berangkat duluan ke lokasi, dan kami ber empat (saya, Akta, Kani, dan si Mbak) menyusul mepet mepet jam finishnya suami. Ber bekal aplikasi gojek, saya mulai pesen go-car dan Alhamdulillah langsung dapat, sehingga kami bisa cuus langsung ke Tebing Breksi. Selama di perjalanan, Akta dan Kani tidur nyenyak, sedangkan saya masih berusaha terjaga mengecek rute perjalanan menuju tebing breksi (parno banget diculik driver yak, haha) 



si Kakak seperti biasa, gabisa liat tebing nganggur


Tebing breksi adalah kawasan wisata yang dulunya merupakan tempat penambangan kapir. Kalau mau berwisata kesana, nanti akan disajikan pemandangan tebing tebing yang sudah dipahat. Dan tebing tebing disana juga sudah disulap menjadi rentetan anak tangga untuk pengunjung naik ke atas, kalau kata Akta sih anak tangga nya ada 1000, hehe, padahal sih enggak juga :)). Alhamdulillah setelah hampir 50 menit perjalanan, kami sampai di tebing breksi, kepada driver saya bilang untuk menurunkan kami di pintu masuk, sehingga mau tidak mau kami harus memasuki area parkir, saat bilang ke petugas parkir di pintu masuk, bahwa kami hanya akan drop off dijawab “ini bayar parkirnya seikhlasnya aja kok” dan akhirnya meluncur beberapa rupiah ke kaleng parkir. Sebenarnya, akan lebih baik apabila ditentukan tarif parkirnya daripada seikhlasnya. 




Ternyata, saat kami datang, suami sudah finish duluan, yaah sedih deh gak bisa lihat suami finish. Akhirnya kami lanjut jalan jalan di Tebing Breksi, dengan menaiki anak tangga yang sudah ada, cukup banyak pengunjung tebing breksi ini, rata rata memang ingin foto foto (seperti bunda) dan memang juga masih ada beberapa runner peserta Sleman Temple Run yang masih berlari. Sampai diatas tebing, saya kira akan melihat pemandangan luar biasa, dan memang benar tapi ada tambahannya, ada doraemon, ada plang sayang, ada lokasi tempat foto dengan tulisan tulisan menarik, dan ini berasa di alun alun, hehe. Tapi seperti ini biasa sih ^^ karena hampir di semua tempat wisata alam, sekarang menyediakan tempat foto foto dengan fitur fitur demikian. 

Kakak ngapain??? wkwk


 
Oiya disini juga belum ada harga tiket masuk, sehingga disini memang full pemasukan dari “pemberian seikhlasnya” para pengunjung. Mulai dari tiket parkir, hingga fasilitas foto foto diatas tebing ^^ , kecuali kamar mandinya yang sudah ada harga pastinya Rp 2000,- hehe. 

Lapar ? 
Di kawasan wisata Tebing Breksi, sudah banyak tempat makan yang bisa dikunjungi, dan disana juga ada toko oleh oleh bagi para pengunjung. Karena kami sudah makan dari rumah, dan suami juga sudah dapat makan siang dari panitia, jadi kami memutuskan untuk beli cemilan saja, dan mampir di salah satu tempat makan di Tebing Breksi, yang letaknya ada di atas. Untuk kesana kita perlu naik beberapa anak tangga dan ga rugi deh, karena pemandangannya bagus, kita bisa melihat landasan udara Adi Sucipto, melihat pesawat datang dan pergi. Harga makanannnya pun reasonable dan rasanya juga enak, kami Cuma pesan jus apukat, pisang bakar, dan kopi hitam aja sih 😀 hehe. 


view dari tempat makan kami


Selorejo Cafe
Lokasi Wisata :
Alamat: Sambirejo, Prambanan, Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55572, Indonesia
 
Salam, 
Rachma 

1 comment:

  1. oalah baru ngeh dengan Tebing Breksi secara lebih detail. Bagus ya. Si kaka happy banget main di tebing

    ReplyDelete

Biar aku bisa jalan jalan ke blogmu, silahkan tinggalkan komen di postingan ini yah